Film Cita-citaku Setinggi Tanah (CCST) untuk Pengidap Kanker

Agus berasal dari keluarga sederhana di Muntilan, Jawa Tengah. Ayahnya bekerja di pabrik tahu, ibunya adalah ibu rumah tangga yang sangat mahir membuat tahu bacem. Agus gelisah setelah ditugaskan oleh ibu guru untuk membuat karangan tentang cita-cita Teman-teman Agus memiliki cita- cita setinggi langit. Sri ingin menjadi artis terkenal karena dorongan ibunya. Ia selalu ingin dipanggil dengan nama Mey.

Menurutnya, nama Sri tidak menjual. Jono bercita-cita jadi tentara. Dalam kesehariannya, ia bertingkah selayaknya pemimpin di hadapan teman-temannya. Jono selalu ingin jadi ketua kelas. Puji bercita-cita ingin membahagiakan orang lain. Ia membantu semua orang yang terlihat membutuhkan bantuan.
Di balik semua aksinya itu, ternyata ia hanya mengharapkan sanjungan dan ucapan terimakasih dari orang yang dibantunya. Ia haus pujian Agus yang tiap hari makan tahu bacem buatan ibunya bercita-cita ingin makan di restoran Padang. Ia jadi bahan tertawaan teman-temannya. Ia juga sadar bahwa untuk cita-citanya itu ia butuh uang. Masalah ini yang harus dipecahkannya
Film Cita-Citaku Setinggi Tanah tidak mengisahkan tentang perjuangan anak dalam menghadapi penyakit kanker, melainkan pengalaman hidup untuk menggapai sebuah mimpi. Ketika sebagian besar anak-anak memiliki impian setinggi langit, namun ada seseorang yang mencoba menggapai sesuatu yang sifatnya lebih sederhana. Meskipun demikian, untuk menggapainya ternyata tidak sesederhana yang ia pikirkan dan kerap mengalami hambatan.
Sebagian dari Pemain Cita-citaku Setinggi Tanah


 
Synopsis : http://www.21cineplex.com/citacitaku-setinggi-tanah-movie,2943.htm
Source Fhoto : Google
Source Video : http://www.youtube.com/watch?v=mGE2BT9A9Mg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar